Jawaban singkat: customer dan supplier tidak perlu diberi akun back-office hanya untuk melihat informasi yang berkaitan dengan mereka. Akses eksternal tetap dibatasi sesuai hak akses; portal dapat digunakan melalui browser, sementara aplikasi WEVIX Customer, WEVIX Supplier, WEVIX Vendor Truk, WEVIX Sopir, WEVIX Sales, dan WEVIX Pembeli disiapkan melalui Google Play dengan link resmi yang diaktifkan setelah publikasi.
Mengapa akses eksternal perlu dipisahkan?
User internal seperti admin, accounting, sales, atau operasional memerlukan hak untuk membuat dan mengubah data. Customer dan supplier biasanya hanya memerlukan bagian informasi tertentu. Memisahkan jenis identitas membantu mengurangi risiko akses berlebihan.
Apa yang dapat diberikan kepada customer?
Tergantung kebijakan perusahaan, portal customer dapat menampilkan order, status pengiriman, invoice, dokumen tertentu, pembayaran, atau tracking yang memang berhak dilihat customer tersebut.
Apa yang dapat diberikan kepada supplier?
Supplier dapat diarahkan ke informasi seperti purchase order, status penerimaan, dokumen terkait, atau status administrasi yang memang relevan. Supplier tidak perlu melihat data customer lain, laba perusahaan, atau laporan internal.
Akses melalui Android
Portal WEVIX tetap dapat dibuka melalui browser Android, tablet, laptop, atau PC. Selain itu, WEVIX menyiapkan aplikasi Google Play untuk WEVIX Customer, WEVIX Supplier, WEVIX Vendor Truk, WEVIX Sopir, WEVIX Sales, dan WEVIX Pembeli. Customer dapat melihat status pengiriman atau cek resi bila produk dan hak akses perusahaan memang mendukung informasi tersebut.
Biaya login customer dan supplier
Dalam skema WEVIX Business saat ini, login Customer dan Supplier diberikan gratis dan tidak dihitung sebagai user penuh. Hak aksesnya tetap restricted portal identity, bukan pengganti user internal berbayar.
Apa manfaat bisnisnya?
Portal eksternal yang tepat mengurangi pertanyaan berulang seperti “barang saya sudah dikirim?”, “invoice mana yang belum dibayar?”, atau “dokumen PO sudah diterima?”. Team internal tetap mengendalikan data apa yang boleh terlihat, sedangkan customer atau supplier mendapat informasi yang memang berkaitan dengan mereka.
Prinsip yang harus dijaga
- Customer hanya melihat data miliknya sendiri.
- Supplier hanya melihat dokumen dan status yang relevan dengannya.
- Portal tidak membuka laporan laba, data customer lain, atau fungsi back-office.
- Akses mobile tetap mengikuti autentikasi dan hak akses, bukan sekadar link publik.
Tujuannya bukan memberi akses seluas-luasnya, tetapi memberi informasi yang cukup agar komunikasi lebih cepat tanpa mengorbankan batas data internal.
Pelajari harga user internal dan layanan lain pada halaman Harga WEVIX Business.
Akses mobile bukan berarti semua data boleh dibuka
Baik melalui browser maupun aplikasi Google Play, kemudahan akses tidak boleh mengubah prinsip otorisasi. Data internal perusahaan tetap dipisahkan dari informasi yang memang boleh dilihat Customer, Supplier, atau Vendor Truk.
Skenario yang perlu diuji
- Buka portal dari ponsel Android dan, setelah aplikasi resmi tersedia, uji aplikasi Google Play sesuai peran.
- Periksa apakah informasi penting tetap terbaca tanpa zoom berlebihan.
- Pastikan user tidak dapat membuka halaman atau data di luar hak aksesnya.
- Uji logout dan sesi ketika perangkat digunakan bergantian.
WEVIX tidak menampilkan link Google Play palsu. Sampai URL resmi aplikasi tersedia, website harus fail-closed. Setelah publikasi, yang diuji tetap sama: autentikasi, isolasi data, hak akses, status pengiriman/cek resi untuk Customer bila didukung, dan kecocokan workflow per peran.