Jawaban singkat: perusahaan yang mengirim barang dagangannya sendiri perlu menghubungkan transaksi penjualan dengan proses gudang dan kendaraan yang benar. GPS Live akan lebih berguna ketika diketahui kendaraan tersebut membawa order apa.
Mulai dari order yang sah
Pengiriman sebaiknya tidak hanya berdasarkan pesan informal. Dokumen penjualan menjadi referensi barang apa yang disiapkan dan kepada siapa barang dikirim.
Kaitkan kendaraan dan Nopol
Setelah barang siap, kendaraan/Nopol dapat dikaitkan ke pekerjaan pengiriman. Ini membuat pertanyaan “barang dibawa kendaraan mana?” dapat dijawab tanpa mencocokkan daftar terpisah.
GPS harus mempunyai konteks
Titik kendaraan di peta belum cukup. Admin perlu mengetahui pekerjaan yang sedang dijalankan agar informasi posisi dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan operasional dan customer.
Alur yang sebaiknya dapat ditelusuri
- Order customer menjadi dasar barang yang harus dikirim.
- Gudang menyiapkan barang dan mencatat pengeluaran berdasarkan dokumen.
- Kendaraan/Nopol dan petugas pengiriman ditetapkan.
- Status pengiriman dan GPS Live memberi konteks perjalanan.
- Penerimaan atau penyelesaian pengiriman menutup proses operasional.
- Penjualan, piutang, dan laporan tetap merujuk ke transaksi asal.
Apa yang ingin dihilangkan dari pekerjaan harian?
Admin seharusnya tidak perlu menjawab status pengiriman dengan membuka chat sopir, spreadsheet gudang, dan sistem penjualan satu per satu. Ketika order, gudang, kendaraan, dan status berada dalam alur yang sama, pertanyaan customer menjadi lebih cepat dijawab dan masalah lebih mudah ditelusuri.
Lihat halaman pengiriman barang dengan armada sendiri dan WEVIX Standard untuk akuntansi, stok, dan distribusi.
Bedakan pengiriman barang sendiri dari jasa trucking
Jika kendaraan digunakan untuk mengirim barang dagangan perusahaan kepada customer, kendaraan adalah bagian dari proses penjualan/distribusi. Itu berbeda dari perusahaan trucking yang menjual jasa angkutan sebagai sumber pendapatan utama. Perbedaan ini menentukan dokumen, biaya, dan laporan yang paling penting.
Uji satu pengiriman dari order customer
- Mulai dari order atau penjualan.
- Pastikan barang dan jumlah yang dikirim sesuai dokumen.
- Hubungkan kendaraan/Nopol pada konteks pengiriman.
- Periksa status penyelesaian dan dampaknya pada transaksi customer.
Untuk pola ini, lihat pengiriman armada sendiri pada WEVIX Standard.
Proof of delivery harus kembali ke transaksi asal
Bukti bahwa kendaraan sudah tiba belum cukup jika tidak jelas order mana yang diselesaikan. Idealnya, penyelesaian pengiriman tetap dapat ditelusuri ke customer, dokumen penjualan, barang yang keluar, kendaraan/Nopol, status perjalanan, dan transaksi piutang yang terkait. Ini membuat proof of delivery menjadi bagian dari kontrol bisnis, bukan file terpisah yang sulit dicari.
Pertanyaan sebelum memilih software
- Apakah order, stok, pengiriman, Nopol, dan piutang dapat ditelusuri dalam konteks yang sama?
- Apakah GPS Live digunakan untuk menjawab pekerjaan yang sedang dijalankan, bukan sekadar menunjukkan titik kendaraan?
- Apakah customer dapat memperoleh status tanpa mendapat akses ke data internal perusahaan?
Untuk perusahaan yang menjual jasa angkutan sebagai bisnis utama, pilih WEVIX Trucking; WEVIX Standard ditujukan pada pengiriman barang dagangan perusahaan sendiri.